Perbedaan Serta Persamaan CMYK Dan RGB Graprint

Apakah Anda sudah mengetahui perbedaan serta persamaan CMYK dan RGB? Jika belum maka sangat pas sekali karena Graprint akan membahas mengenai CMYK dan RGB. Keduanya merupakan dua unsur warna yang berbeda, biasanya sering dipakai formulasi pewarnaan desain. CMYK & RGB sebenarnya bukanlah penggabungan unsur warna yang sama, namun keduanya memiliki perbedaan.

Apa Saja Perbedaan Serta Persamaan CMYK dan RGB?

Sebagian besar masyarakat menganggap CMYK & RGB sama, akan tetapi ada perbedaan menonjol dari CMYK & RGB. Sebenarnya memang ada perbedaan serta persamaan CMYK & RGB. Berikut merupakan perbedaan serta persamaan yang harus Anda ketahui.

  1. Memiliki Pengertian Yang Berbeda

CMYK atau singkatan dari cyan, magenta, yellow dan black. Keempat warna tersebut sering digunakan sebagai warna proses. Bahkan CMYK sering dijadikan sebagai warna model dasar untuk basis pengurangan sebagian dari gelombang cahaya. Penggunaan warna CMYK biasanya untuk pewarna gambar. Hasil pewarnaan CMYK sangat sempurna apabila dalam proses mencetak gambar terdapat keempat warna cyan, magenta, yellow dan black.

Apabila salah satu warna utama tidak ada maka, hasil cetakan warna gambar kurang maksimal. Warna yang dihasilkan dapat berbeda, sehingga tidak sesuai dengan keinginan Anda. Oleh karena itu, Anda harus memastikan ada warna CMYK sebelum mencetak gambar.

Sedangkan warna RGB atau singkatan dari red, blue, green. Warna tersebut biasa disebut warna pencahayaan (biasanya dipakai untuk kebutuhan input device). Perpaduan warna RGB akan menjadi suatu warna baru yaitu putih, sehingga RGB disebut dengan addictive colour. Sebenarnya RGB memiliki prinsip warna yang sering dipakai di media elektronik, sehingga tidak heran jika tampilan RGB sangat jelas dan terang.

  1. Fungsinya Berbeda
BACA JUGA :  Manfaat Menggunakan Box Packaging Makanan

Perbedaan serta persamaan CMYK & RGB berikutnya, yaitu dilihat dari segi fungsi dimana CMYK & RGB memiliki fungsi berbeda. CMYK berfungsi sebagai warna dasar printer. CMYK dipakai sebagai warna desain yang dituangkan langsung ke media cetak. Beberapa contoh media cetak yang memakai warna CMYK yaitu banner, spanduk, brosur, kalender dan masih banyak lainnya. Selanjutnya fungsi RGB digunakan untuk mewarnai media di monitor, jadi tidak untuk dipakai warna di media cetak. Unsur warna RGB cenderung cerah. Unsur warna dari RGB sering diaplikasikan pada desain, web, grafis serta lainnya.

  1. Sama-Sama Menjadi Warna Primer

Persamaan RGB dan CMYK sudah terlihat jelas bahwa sama-sama dijadikan sebagai warna utama (primer) dalam percetakan. Hanya saja unsur warna RGB bisa dicetak kalau diubah formatnya terlebih dahulu menjadi format CMYK. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir penurunan kualitas terhadap hasil cetakan.

Ada berbagai cara mengubah file format RGB ke CMYK. Anda dapat mengkonversi formatnya melalui beberapa aplikasi misalnya yaitu Adobe photoshop, microsoft publisher, adobe illustrator, dan coreldraw.

Demikian beberapa perbedaan serta persamaan CMYK & RGB. Dari penjelasan di atas, Anda telah mengetahui hal apa sajakah yang menjadi perbedaan dari unsur warna CMYK & RGB. Nah sekarang Anda sudah tidak menganggap bahwa CMYK & RGB sama bukan? Keduanya merupakan unsur warna yang berbeda. Namun meskipun berbeda, CMYK & RGB tetap memiliki persamaan yang menonjol.

Perbedaan Serta Persamaan CMYK & RGB Ternyata Masih Memiliki Hubungan

Menurut teori sederhana, unsur warna CMY (tanpa K) memiliki hubungan kebalikan dari unsur RGB. Dari hubungan kebalikan kedua warna dapat ditarik sebuah rumus fungsi konversi sederhana yaitu fungsi (r,g,b) = cmy2rgb (c,m,y), bisa ditulis r=1.0-c. G=1.0-m, b=1.0-y. Sedangkan unsur warna CMYK tergantung parameter percetakan. Apabila dihubungkan dengan unsur RGB maka, saling ketergantungan ketika memvisualkan cetakan warna.

BACA JUGA :  Mengenal Berbagai Jenis Banner Dan Fungsinya

Visual warna memberikan rumusan sederhana dalam konversi unsur RGB ke dalam CMYK. Rumus fungsinya dapat ditulis (r,g,b) = cmyk2rgb (c,m,y,k), dapat ditulis r=1.0 – (c+k), g=1.0 – (m+k), dan b = 1.0 – (y+k). Nah itulah merupakan hubungan fungsi unsur warna primer yang mampu menghubungkan perbedaan serta persamaan CMYK & RGB. Meskipun berbeda, kedua warna masih tetap berhubungan untuk menghasilkan warna yang bagus.

Related Posts